Uncategorized

Workshop Review Kurikulum OBE STIT Mambaul Hikmah Bersama Dr. Asep Sunarko, M.Pd.

STIT Mambaul Hikmah Tegal menyelenggarakan Workshop Review Kurikulum OBE bersama Dr. Asep Sunarko, M.Pd. dari UNSIQ Wonosobo. Kegiatan ini menjadi ruang penguatan pengembangan kurikulum yang berorientasi pada capaian pembelajaran dan kualitas lulusan.

Pengembangan kurikulum merupakan bagian penting dalam peningkatan mutu pendidikan tinggi. Kurikulum perlu memiliki arah yang jelas agar proses perkuliahan dapat membantu mahasiswa menguasai pengetahuan, membangun keterampilan, serta mengembangkan sikap yang sesuai dengan bidang keilmuannya.

Melalui workshop ini, STIT Mambaul Hikmah mendorong peninjauan kurikulum agar semakin relevan dengan kebutuhan mahasiswa, perkembangan pendidikan, dan tantangan dunia kerja.

Memahami Kurikulum OBE dan Manfaatnya

Outcome-Based Education atau OBE merupakan pendekatan pendidikan yang berfokus pada capaian pembelajaran. Pendekatan ini menekankan kejelasan mengenai kemampuan yang diharapkan dimiliki mahasiswa setelah menyelesaikan proses pendidikan.

Dalam penerapannya, kurikulum OBE menghubungkan profil lulusan, capaian pembelajaran, materi perkuliahan, metode pembelajaran, dan penilaian. Seluruh komponen tersebut perlu dirancang secara selaras agar kegiatan akademik memiliki tujuan yang terarah dan dapat dievaluasi.

Bagi perguruan tinggi, pendekatan OBE membantu memastikan bahwa pembelajaran tidak hanya berpusat pada penyampaian materi, tetapi juga pada kemampuan mahasiswa dalam memahami dan menerapkan pengetahuan.

Meninjau Keselarasan Kurikulum dan Pembelajaran

Workshop bersama Dr. Asep Sunarko, M.Pd. menjadi kesempatan untuk memperkuat pemahaman tentang pentingnya keselarasan dalam penyusunan kurikulum.

Dalam review kurikulum berbasis OBE, beberapa aspek yang perlu diperhatikan meliputi:

  1. Profil lulusan, yaitu gambaran peran dan kemampuan lulusan yang ingin dihasilkan oleh program studi.
  2. Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL), sebagai arah kompetensi yang perlu dicapai mahasiswa.
  3. Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK), yang menghubungkan setiap mata kuliah dengan CPL.
  4. Rencana Pembelajaran Semester (RPS), sebagai panduan pelaksanaan pembelajaran.
  5. Metode dan penilaian pembelajaran, untuk mendukung sekaligus mengukur ketercapaian kemampuan mahasiswa.

Keselarasan tersebut menjadi dasar agar kurikulum dapat diterapkan secara nyata dalam kegiatan perkuliahan.

Relevansi OBE bagi Pendidikan Islam

Bagi STIT Mambaul Hikmah, pengembangan kurikulum OBE memiliki relevansi dengan penyiapan lulusan di bidang pendidikan Islam, termasuk pada Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Pendidikan Bahasa Arab (PBA).

Calon pendidik memerlukan penguasaan materi, kemampuan mengajar, keterampilan berkomunikasi, serta akhlak dan tanggung jawab. Karena itu, capaian pembelajaran perlu dirumuskan secara menyeluruh agar pendidikan dapat mendukung pembentukan kompetensi akademik sekaligus karakter mahasiswa.

Pendekatan OBE dapat membantu program studi merancang pengalaman belajar yang sesuai dengan kebutuhan tersebut, melalui pembelajaran yang aktif, kontekstual, dan terukur.

Mendorong Peningkatan Mutu secara Berkelanjutan

Workshop Review Kurikulum OBE ini diharapkan menjadi langkah penguatan budaya evaluasi dan perbaikan akademik di STIT Mambaul Hikmah Tegal.

Melalui peninjauan kurikulum secara berkala, program studi dapat mengidentifikasi kebutuhan pengembangan serta menyelaraskan pembelajaran dengan kompetensi lulusan yang dituju. Dengan demikian, kurikulum dapat menjadi pedoman yang hidup dalam pelaksanaan pendidikan dan peningkatan mutu perguruan tinggi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *